Jumat, 02 Desember 2011

Tentang Ilmu

"Ilmu itu adalah gudang-gudang. Anak kuncinya pertanyaan. Dari itu,bertanyalah! Sesungguhnya diberi pahala atas empat orang, yaitu: (1) penanya, (2) yang berilmu, (3) pendengar, dan (4) yang suka kepada mereka yang tiga tadi.”

(Hadits, diriwayatkan oleh Abu Na’im dari Ali)

Jumat, 04 November 2011

Pengecatan Bakteri


Bakteri terdapat secara luas di lingkungan alam yang berhubungan dengan hewan, tumbuh – tumbuhan, udara, air, dan tanah. Bakteri adalah mikroorganisme bersel tunggal yang tidak terlihat oleh mata, tetapi dengan bantuan mikroskop, mikroorganisme tersebut akan nampak. Panjang bakteri berkisar antara 0,5 – 10 mikron dan lebar 0,5 – 2,5 mikron tergantung dari jenisnya. Pada umumnya ada beberapa bentuk sel bakteri yang kita kenal :
1. Bentuk bulat atau cocci mempunyai beberapa variasi sebagai berikut:
·       Micrococcus, berbentuk kecil dan tunggal.
·       Diplococcus, berbentuk double
·       Pneumococcus dan diplococcuss berbentuk lanset. Diplococcus yang berbentuk seperti biji kopi disebut gonococcus.
·       Tetracoccus, berbentuk seperti bujur sangkar.
·       Sarcina, berbentuk seperti kubus dan terdiri dari delapan sel yang tersusun rapi.
·       Staphylococcus, bila bentuknya tak teratur menyerupai buah anggur.
·       Streptococcus, berbentuk seperti rantai.
Contoh bakteri bentuk cocci adalah:
·       Clostridium sporogenes, 0,6-0,3 µm x 3,0-7,0 µm
·       Pseudomonas sp., 0,5-1,0 µm x 2,0-3,0 µm
·       Bacillus megaterium, 0,2-1.5 µm x 2,0-4,0 µm
·       Salmonella typhi, 0,6-0,7 µm x 2,0-3,0 µm
       2. Bentuk batang atau bacilli, mempunyai beberapa variasi seperti :
o    Cocobacillus, berbentuk sangat pendek sehingga mirip seperti cocci.
o    Fusiformis, kedua ujungnya meruncing
o    Streptobacillus, berbentuk filamen dengan sel-sel yang bergandengan.

3. Bentuk koma atau vibrios.

4. Bentuk spiral atau spirilli, banyak dijumpai sebagai individu sel yang memisah dan berbentuk lengkung, mempunyai variasi sebagai berikut:
·       Vibrio, berbentuk batang yang membengkok.
·       Spirilum, berbentuk spiral kasar, kaku, dan dapat bergerak dengan flagel.
·       Spirochaeta, berbentuk spiral halus, elastis, fleksibel, dapat bergerak dengan filamen aksial.
Contoh bakteri berbentuk spiral atau spirilli adalah :
a.    Borrelia, berbentuk gelombang
b.    Treponema, berbentuk spiral halus dan teratur
c.    Leptospira, berbentuk spiral dengan kaitan pada satu atau kedua ujungnya.
Teknik pewarnaan dilakukan untuk memudahkan mempelajari morfologi, struktur, dan sifat bakteri dalam identifikasinya. Ada beberapa teknik pewarnaan yang kita ketahui yaitu (1) Pewarnaan negatif, (2) pewarnaan sederhana, dan (3) pewarnaan gram.
Pada tahun 1884, seorang ilmuwan berkebangsaan Denmark, Hans Christian Gram (1853-1938) mengembangkan teknik pengecatan gram. Pengecatan gram atau pengecatan diferensial digunakan untuk mengklasifikasikan bakteri ke dalam dua kelompok yaitu gram positif dan gram negatif. Hal ini didasarkan pada warna yang dipertahankan oleh bakteri sesuai dengan sifat fisik dan kimia dinding sel mereka.
Bakteri Gram-negatif adalah bakteri yang tidak mempertahankan zat warna metil ungu pada metode pewarnaan Gram. Bakteri gram-positif akan mempertahankan zat warna metil ungu gelap setelah dicuci dengan alkohol, sementara bakteri gram-negatif tidak. Pada uji pewarnaan Gram, suatu pewarna penimbal (counterstain) ditambahkan setelah metil ungu, yang membuat semua bakteri gram-negatif menjadi berwarna merah atau merah muda. Pengujian ini berguna untuk mengklasifikasikan kedua tipe bakteri ini berdasarkan perbedaan struktur dinding sel mereka (filzahazny, 2008). Teknik pengecatan gram terdiri dari 4 tahapan yaitu :
1.    Primary stain atau warna dasar (kristal violet), berupa pewarna basa dan dapat mewarnai bakteri secara jelas. Semua bakteri dicat ungu sebagai warna dasar.
 2. Mordant (Gram's iodine). Iodin bergabung dengan kristal violet di dalam sel bakteri untuk membentuk kompleks violet – iodine.
 3.   Decolorizer atau bahan pencuci warna (etil-alkohol). Beberapa bakteri dibersihkan dari cat warna dasar (kristal iodin) sementara yang lain tidak terpengaruh.
4.    Secondary or counterstain atau warna pembanding (safranin). Warna dasar bakteri diberi pewarnaan ulang dengan warna merah.
Pengececatan gram memberikan hasil yang berbeda karena adanya perbedaan dinding sel pada tiap bakteri. Dinding sel bakteri gram positif memiliki banyak lapisan peptidoglikan, sementara kompleks kristal violet  - iodin lebih besar daripada kristal violet atau molekul iodine yang memasuki sel, akibatnya kompleks tidak dapat melewati dinding sel yang tebal sehingga bakteri tetap bewarna ungu/violet seperti warna crystal violet. Bakteri gram negatif memiliki lapisan peptidoglikan yang lebih tipis dan sebuah lapisan lipopolisakarida terluar. Alkohol melarutkan liposakarida sehingga kompleks kristal violet – iodin menghapus ulang warna sel. Ketika bakteri diwarnai akibatnya warna merah safranin akan memasuki dinding sel dan menyebabkan bakteri berwarna merah.
Pewarnaan sederhana paling umum digunakan. Pada pewarnaan ini hanya satu jenis cat pewarna yang digunakan untuk mewarnai mikroorganisme. Pewarna yang digunakan pada pewarnaan sederhana bersifat alkali dimana kromofornya bermuatan positif. Tujuan dari pewarnaan sederhana ini adalah untuk mengetahui tipe morfologi dan struktur bakteri.
Meode pewarnaan negatif bukan untuk mewarnai bakteri tetapi mewarnai latar belakangnya menjadi hitam gelap. Pada pewarnaan ini mikroorganisme kelihatan transparan/tembus pandang. Teknik ini berguna untuk menentukan morfologi dan ukuran sel. Pada pewarnaan ini olesan tidak mengalami pemanasan atau perlakuan yang keras dengan bahan-bahan kimia, maka terjadinya penyusutan dan salah satu bentuk agar kurang sehingga penentuan sel dapat diperoleh dengan lebih tepat. Metode ini menggunakan cat nigrosin atau tinta cina (Hadiotomo, 1990).
Struktur di dalam sel pada tempat-tempat yang khas dibentuk oleh spesies ini disebut endospora. Endospora dapat bertahan hidup dalam keadaan kekurangan nutrien, tahan terhadap panas, kekeringan, radiasi UV serta bahan-bahan kimia. Ketahanan tersebut disebabkan oleh adanya selubung spora yang tebal dan keras. Sifat-sifat ini menyebabkan dibutuhkannya perlakuan yang keras untuk mewarnainya. Hanya bila diperlukan panas yang cukup, pewarna yang sesuai dapat menembus endospora. Tetapi sekali pewarna memasuki endospora, sukar untuk dihilangkan. Ukuran dan letak endospora di dalam sel merupakan ciri-ciri yang digunakan untuk membedakan spesies-spesies bakteri yang membentuknya (Dwidjoseputro, 1989).

Diedit dari berbagai sumber

Daftar Pustaka:
Buckle, K. A., etc.. Ilmu Pangan (terj. Hari Purnomo). 2009. Jakarta: UI Press.
Ferdinand, Fiktor dan Moekti Ariwibowo. 2008. Praktis Belajar Biologi. Jakarta: PT Grafindo Media Pratama.         
Filzahazny. Pengantar tentang Bakteri dalam http://filzahazny.wordpress.com/2008/02/16/pengantar-tentang-bakteri/ (diakses pada 4 Maret 2010 pukul 13.17 wib)
Hadioetomo, R. S.. 1990. Mikrobiologi Dasar Dalam Praktek. Jakarta: PT Gramedia Utama.
James, Joyce. Principles of Science for Nurses (terj. oleh Indah R.W.) . 2002. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Koch, Arthur L.. The Bacteria: Their Origin, Structure, Function, and Antibiosis. 2006. Netherland: Springer.
Prahardika, Indra. “Mikrobiologi Dasar” dalam http://ekmon-saurus.blogspot.com/2008/11/bab-5-morfologi-mikroba.html (diakses pada 1 Maret 2010 pukul 22.22 wib)
WHO. Manual Basic of Basic Techniques for A Health Laboratory. 2003. Geneva: WHO.

Kamis, 27 Oktober 2011

I want to run

Feeling like: uderpressured. i don't know exactly. But tell you yah.
Something occurs on my head but i can't diagnose it.
Word is like waiting close to my mouth but it wasn't spoken yet.
The tears are ready to drop but my eyes hold it inside.
Scream out but too many people around me exist and watch.


Who I am?
I really don't understand what I am instead but it was true.

Minggu, 23 Oktober 2011

'dua puluh'

Haha. It's me again *AJ Hoge style*.  Sadly or happily tell you that I'm now 20 years. Well, a new age :D

I'm a sanguin one so that's why I usually like to speak up, introduce myself to others *even I don't know about them*, love joking, socialize, and an opened girl. But I also have a plegmatis and melancholes sides. It can explain why I sometimes look silent, sensible, and of course(.....)

 I'm a dreamer. Having a lot numbers of dreams. Haha. One by one of them become truths now. Alhamdulillah. You want to know? Let me tell you: UI, ****n, and etc... Amazed, thankyou Allah for every rahmat given to me:D
"Man jadda wa jadda. Man jadda wa shafira"

Well, actually, I'm a cheerful girl. But already realized that after many people said it in Pare, a little village of English. One of some, that I like from myself is that I love to smile and laugh. Try to be kindly to people and innocent. Haha. Am I innocent? Umm...say it yes! People who don't know me very well will say that I'm a silent girl, sometimes It was true, I'm a shy one.Very plegmatis. But rather to be a choleris.
(Capek, mikir nulis pake basa Inggris, haha. Yaudahlahya pake basa ibu aja)
  
Yah, semua orang pasti punya sisi negatif dan positif kan? Sisi negatif dari diri saya adalah: agak plin plan, moody. Tapi, berdasarkan kritik2 orang terdekat (teman tutor dan sahabat) hal menjengkelkan dari saya ada banyak. Hiks. Moody, ga nyadar hape, cuek, suka ga jelas, baiklah... Resolusi tahun ini adalah: nyadar hape. Oke, i'm understand that phone is very important. Tapi males banget gak sih harus ngecek hp terus? Haha. Sampe kadang orang kalo smsnya ga dibales nge-wall di FB. Lah?

Postingan ini sebenernya juga merupakan pembelaan sih. Habis ini aku beneran di-treat banyak orang sombong karena cueknya. Beneran deh, saya bukannya sombong, benci banget bahkan ma orang yang sombong. Tapi ga suka aja ngurusin masalah orang. Tiap orang kan punya sisi privasi masing-masing yang patut untuk kita hormati.
Pernah ada, seorang yang sudah saya anggap sebagai seorang kakak, marah, karena saya jarang banget balas sms-nya. Dan sekarang dia memutuskan untuk tidak mau berkomunikasi lagi dengan saya. Seandainya yang bersangkutan tahu, alangkah sedihnya hati saya... :( Bukan karena masalah itu saja. Banyak hal yang tak pernah saya duga. Tapi yasudahlah, mungkin harus begitu.
Anak ayah ato anak ibu? Haha. Dua-duanya. Kalo ayah enak diajak main, bercandaan, jalan-jalan. Kalo ibu, enak diajak tidur bareeng:P
20 tahun ya? Hm..umur cuma masalah waktu. Orang bisa ulang tahun tiap detiknya. Tapi umur dijadikan standar oleh beberapa orang. Dewasa muda kata Judith E. Brown dalam bukunya Nutrition Through The Life Cycle.

Harapan-harapan... Em...sebagai seorang kakak, sangat berharap adik-adiknya bisa menjadi sukses, bahkan harus melebihi saya. Berdoa agar mereka bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan selalu sehat. Orang tua saya selalu dalam penjagaan Allah swt. Panjang umurnya untuk beribadah... Bersyukur dengan kesehatan, rezeki, dan nikmat yang tak terhitung lainnya. Untuk kedua nenek yang masih unyu-unyu...yang sehat ya nek. Panjang umurnya dalam kebugaran jasmani dan rohaninya. Tunggu Lini sampe nanti punya anak ya nek:) Aamiin:D Buat diri sendiri, lebih dewasa dan lebih kuat, menjadi wanita yang sesungguhnya dalam garis-garis kesholehan, seperti namanya, dan terbang... Untuk orang yang saya sayangi, semoga selalu dalam perlindungan Allah swt kapanpun dan dimanapun.

Ohya, jadi inget kalo dulu pernah ikutan tes karakter gitu di FB, dibilangnya saya kayak angin. Emang, saya nurut sih kalo diatur. Tapi gasuka ditreat.

Apapun yang telah terjadi di 19 kemarin, mengajarkan banyak hal untuk saya. Bahkan pengalaman yang tak pernah saya duga sebelumnya.



Kamis, 20 Oktober 2011

Talkshow dan Teater

Pasca OIM, saya bener2 butuh take rest. Rasanya penat banget.

Tapi ada 4 hal: Seminar Gizi Nasional (SGN), PLANE, UI FEST, dan PKM

Tadinya lemes banget ngeliyat jadwal yang begitu padat. Oke Lini, kamu pasti bisa! Resolusi tahun ini adalah menjadi wanita yang kuat imannya dan kuat perjuangannya.

Tiap minggu-November: Rapat SGN
hampir tiap malam: latihan teater
23 Oktober: PJ Talk show PLANE 2011.
24 Oktober: UI Fest Teater.
24 Oktober: PKM (tapi gagal ngirim :(:(:( )
 aaa  tidak tidak


Fine...di awal masih SGN yang hattrick , masih terhandle.
Masuk minggu kedua, PLANE jalan... Saya diamanahi menjadi PJ Talkshow...dan...waktu persiapan hanya seminggu....hiya...kewalahan....Teater...Lini, standby ya jam 4 mpe jam 8pm....Oh tidaaak. PKM...ayo jalan...deadline  di depan mata.

yah pastilah ada yang dikorbankan
Tapi alhamdulillah wasyukurilah...Talkshow oke, lancar, dan rame. Kata ka Ricky Ketum BEM, "Kalo dari Range 1-10, talkshow ini saya beri nilai 9"
Melted banget...

Teater, yah saya jadi dikatain centil...tiap ketemu orang pada meragain saya...aaah

Workshop, pembicara dipermudah.

Yah yah yah, alhamdulillah Yaa Rabb:)


OIM UI

7 Oktober 2011

Firstly I entered this month with a bucket of happiness, curiosity, and also so many things to do.

OIM UI

I was really happy to know that I won as the first champion in Science Fest in Innovative Product. Waw! Very thanks to Allah , parents, and my super team. Definetely, I prepared my team for the next championship, the real one, in OIM UI (Scientific Olympiad for UI Student) as the delegate.
The thing that I couldn't forget was how we struggle for it. Sleep overnight to discuss and prepared the matters, decoration, and all. And at the day of determination..treng-treng-treng we were the good one, I felt very confident and hope could give medal for my faculty. I represented the presentation to the panelis. One thing that made me disapointed was...healthy still became the low priority to all:(

I wanna told you that health is the foundation for all of your activity. Without fit condition, I firmly believe that you can't do thing perfectly...

Produk kita adalah yogurt dari kacang hijau. Simple banget emeng sih kalau dibandingkan dengan peserta lain yang memakai teknologi super canggih. Hm lihat aja anak teknik yang buat design jadwal kereta listrik secara teleconference. Yiah...cuma satu hal yang dapat saya banggakan di sini, kesederhanaan dan teknologi tepat guna.

Hal yang paling agak aneh adalah ada satu juri yang berusaha bangt buat ngejatuhin dan ngececer kelompok saya. Beuuh, acara padahal belum mulai tapi beliau banyak banget nanya-nanyanya. Kelompok saya adalah kelompok yang paling lama ditanya sama juri yang satu ini.

Pengumuman pun datang ketika Closing Ceremony, beberapa jam setelah pameran produk. Berharap dapat menyumbangkan satu medali buat FKM...Treng treng...tegang...Nopang (PO Science Fest) megang tangan saya. "Lini...semoga emas ya". Saya hanya tersenyum, saya tahu, pasti yang terbaik. Masih segar di benak saya, beberapa jam lalu Nopang memuji performa kelompok saya, "Bagus banget presentasinya dibandingkan dengan kelompok lain. Ga salah ya metode belajar kita tutorial di Gizi".

Saya ikhlas...ikhlas atas perjuangan ini...apapun hasilnya saya terima. Pengumuman untuk produk inoveatif ternyata langsung di depan acara. Saya banyak merasakan tangan bertengger di pundak saya, saling menguatkan. Saya dan Magdalena Sihotang, teman satu tim, bergandengan tangan untuk saling menguatkan. "Terima ya apapun keputusannya, Len", ujar saya. Akhirnya, Fasilkom keluar jadi juara III, lanjut FT juara II, dan saya lupa siapa juara I-nya. Hehe...agak sedih...wajar....saya belum bisa ngasih medali buat FKM. Gemuruh pekikan almameter fakultas Fasilkom dan FT terdengar kencang di gedung Pusat Studi Jepang. Kak Ricky, Ketua Bem FKM UI datang menghampiri, "Lini, ga papa ya... Semangat ya dek", katanya. Kak Tika yang dai tadi memegang pundak saya juga menguatkan saya, "Gapapa ya Lin...". "Iya Kak", jawab saya dengan senyum.

Sejenak saya melirik Ade Permata, salah satu anggota super team saya, memastikan bahwa she's ok, tapi saya melihat gurat-gurat kekecewaan di wajahnya. Begitu pula dengan Lena.

Apapun itu, tidak ada perjuangan yang sia-sia. Mungkin bukan emas, perak, atau perunggu. Tapi yakinlah ada hadiah lain yang nlainya mungkin lebih besar dari itu semua yang bisa kita bawa pulang. Pengalaman dan kepercayaan diri. Maafkan kami FKM, medali belum bisa di tangan...

Pengumuman pun terus berlanjut. Suara2 yel-yel almamater masing-masing fakultas bergemuruh. Saya tidak mau kalah. Yel2 FKM terus berbunyi karena alhamdulillah yaa Rabb, medali pun banyak yang singgah di fakultas kami, emas, perak dan perunggu:) Syukron yaa Rabb.


Hal yang paling saya rasakan di OIM adalah kebersamaan. Meskipu masing2 fakultas berbeda-beda dan saling bersaing, tapi saya merasakan kebersamaan satu almamater di sini. Universitas Indonesia. Lihat saja ketika FKM mendapatkan emas dari Ira Wardhani 2009 untuk Essay Pemikiran Kritis, suara yel2 bergemuruh kencang dan begitu gagahnya di auditorium
"FKM Go Go FKM! Aaaw! FKM Go Go FKM! Aaaw! FKM Go Go FKM! Aaaw!" dan semua fakultas sentak bersorak pula untuk kemenangan kami. Tepuk tangan...aah kebersamaan ini:) tak akan terbayarkan, terimakasih OIM UI.

Hingga terakhir, FKM menduduji peringkat 2 OIM UI. Naik 2 peringkat dari tahun kemarin. Bahkan ketika itu, Nopang menangis, semuanya menangis...lagu FKM berkumandang bahkan mengalahkan kontingen FISIP yang jumlahnya lebih banyak. FE keluar menjadi juara umumnya. FKM...bersatu almamaterku! FKM FKM FKM! Huuuh!



Usai pengumuman, Juara Umum 2 OIM UI:):):)
My super team:)



Selasa, 27 September 2011

Doa Shalat Dhuha


اَللّهُمَّ اِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَائُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَاءِ فَاَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَاَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ اَتِنِى مَااَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
“Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha adalah waktu dhuhaMudan keagungan adalah keagunganMU,dan keindahan adalah keindahanMU,dan kekuatan adalah kekuatanMU,dan kekuasaan adalah kekuasaanMU,dan perlindungan adalah perlindunganMU,Ya Allah, jika rizkiku ada di atas langit, maka turunkanlah,jika ada di dalam bumi, maka keluarkanlah,jika masih sukar, maka mudahkanlah,jika (ternyata) haram, maka sucikanlah,jika jauh, maka dekatkanlah,dengan berkat waktu dhuhaMU, keagunganMU, keindahanMU, kekuatanMU dan kekuasaanMU,limpahkanlah kepadaku segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh.”
Kalimat-kalimat itu begitu indahnya... 

Untuk 28 September

Mungkin Allah mengajarkan beberapa hal kepadaku dengan sifat-Nya yang sangat welas asih...Allah berkehendak, agar aku, menjadi seorang wanita yang lebih tangguh dan peka. Hal-hal yang telah aku lalui selama ini membuatku mengerti, Allah lah yang merencanakannya. Tampak rapi bila aku tafsirkan arti dari semua ini...

Aku pun bingung kenapa aku begitu tak punya ambisi...dan kadang aku sangat berbeda dengan yang lain... Aku tak tahu harus bagaimana karena aku benci ambisi. Ambisi bisa membuatmu melupakan banyak hal...ambisi bisa membuatmu gila dan tidak mau menerima hal yang harusnya kau terima dengan berlapang dada...ambisi bisa merubahmu hingga titik yang tak kau nyana... Lalu bagaimana aku?

Aku mengambil pekerjaan ini bukan karena ambisi akan kedudukan...bukan... Aku mencintainya sehingga kuputuskan untuk kembali lagi pada pekerjaan ini... amanah... tanggung jawab... Lalu apakah pekerjaan ini harus merubahku? Ia menempatkan aku pada sebuah posisi yang aku tidak inginkan...

Dalam perjalanan ini, hikmah-hikmah itu kupentik dan kurangkai.... Aku tak peduli bagaimana orang menilaiku bukan karena aku sombong dan tak ingin dikritik...bukan.... Tolong biarkan aku, menjadi, seperti apa yang hatiku katakan karena aku begitu percaya, hati ini datangnya dari yang Mengilhami... Kadang tak rasional... Kadang kalian menilaiku ku begitu keras kepala... Tetapi itu zonaku....

Allah...mungkin aku lemah...mungkin aku bodoh....mungkin aku tak mengerti....mungkin aku begitu jahat...
Tapi Engkau adalah Tuhanku, yang Maha Kuat....Maha Mengetahui.....dan Maha Penyayang....
Maka Yaa Allah...jika ini jalan terbaik yang harus kulalui, tolong dampingi aku menjalankan segala amanah yang diberikan kepadaku di dunia ini...karena sungguh Yaa Allah, hisabmu begitu adil....maka masukkanlah aku ke dalam golongan orang yang amanah...maka masukkanlah aku ke dalam golongan orang yang kau beri nikmat di akhirat kelak....amin yaa rabbal 'alamiin...

Dampak Gempa Bumi terhadap Kehamilan


Hasil penelitian Universitas California, Amerika Serikat yang dipresentasikan pada pertemuan American Psychological Society di Miami, menyimpulkan bahwa stres akibat gempa bumi menyebabkan kelahiran prematur pada kehamilan muda. Penelitian dilakukan pada wanita hamil korban gempa dengan skala 6,7 SR yang terjadi di Northridge, California, pada Januari 1994. Tercatat lebih dari 50 orang meninggal, ribuan penduduk mengalami luka-luka, dan bencana itu menyebabkan kerugian materi hingga US$ 40 miliar. Sebanyak 40 wanita hamil diteliti. Setelah mengalami dampak gempa, usia kelahiran bayinya kemudian didata. Ternyata bayi-bayi mereka lahir lebih cepat dari kelahiran normal pada usia kandungan 40 minggu. Penelitian ini menunjukkan bahwa gempa bumi mempercepat jam biologis plasenta atau ari-ari. Percepatan itu tak lain akibat ibu hamil mengalami stres ketika terjadi gempa. "Efeknya mempengaruhi masa kehamilan," kata Laura Glynn, salah satu penggagas penelitian. Semakin muda usia kehamilan saat terjadi gempa, makin bergegas pula bayi itu lahir. Wanita dalam tiga bulan pertama kehamilan tercatat menunjukkan gejala perubahan ekstrem. Sedangkan pada wanita dengan kehamilan di bulan-bulan terakhir, perubahannya agak moderat. Penelitian itu juga menghasilkan beberapa hal penting tentang fungsi plasenta. Menurut Glynn, plasenta bukan hanya menjadi filter yang bersifat pasif antara ibu dan jabang bayi. Ternyata, plasenta juga berfungsi sebagai organ endokrin  yang bereaksi dan mempengaruhi produksi hormon serta peptida (rantai protein yang berpengaruh pada pertumbuhan) selama kehamilan. Hormon dan protein yang dihasilkan akan dibawa melalui sirkulasi aliran darah antara sang ibu dan orok. Akibatnya akan berpengaruh dalam mekanisme psikologis yang ikut menentukan jangka waktu kehamilan. Tentu saja hasil penelitian itu bisa pula berlaku bagi faktor-faktor selain gempa yang bisa menyebabkan ibu hamil mengalami stres, entah stres akibat problem keluarga ataupun pekerjaan. Sementara itu, hasil penelitian terdahulu yang menyatakan kelahiran prematur bisa pula mengakibatkan cacat pada bayi tentu juga tetap berlaku. Pada penelitian terdahulu disebutkan pula bahwa stres bisa menimbulkan kerusakan pada pandangan, pendengaran, dan menyebabkan melemahnya intelektualitas. Selain itu, komplikasi pada pernapasan, sistem pencernaan makanan, dan sistem ginjal juga punya risiko yang tak kalah tinggi. Stres juga meningkatkan kemungkinan keguguran.

Daftar Pustaka:
Agung Rulianto, Bayi Prematur Akibat Gempa. dalam Harian Bengkulu. 12 Juli 2000.

Malaikat Allah

Iman kepada malaikat Allah merupakan rukun iman yang keempat dalam ajaran agama Islam, agama yang menuturkan berbagai kedamaian dalam hidup setiap makhluk yang memahaminya.

Terceletuk beberapa pertanyaan mengenai hakikatnya mengapa kita harus mengimani malaikat Allah yang sejatinya ghaib, tidak dapat dilihat oleh mata manusia biasa. Dengan memahami bahwasanya Allah telah menciptakan malaikat-Nya dengan berbagai tugas yang diwajibkan atas mereka dan sifat-sifatnya, kita akan senantiasa terarah,bahwasanya hidup kita akan didampingi malaikat, setiap tingkah laku kitapun akan selalu dicatat malaikat.
Salah satu malaikat yang paling dekat dengan kita adalah Rakib dan Atid dimana memiliki peran untuk mencatat amal kita, baik yang buruk maupun baik. Malaikat akan bergantian dalam membawa buku catatan kita setiap hari Jumat, itulah salah satu alasan mengapa hari Jumat merupakan hari yang khusus bagi umat muslim. Sungguh pun malaikat bersifat ghaib, dicipatakan dari nuur atau cahaya tetapi malaikat 

Malaikat tidak dapat kita lihat memang. Tetapi harus kita yakini keberadaannya. Bagaimana mungkin hamba sekotor kita mampu melihat malaikat? Nabi SAW saja hampir-hampir tidak kuat ketika malaikat hendak menghampirinya. Jibril...ketika baginda Nabi menerima wahyu, melalui suara lonceng, beliau berkeringat dan sangat gemetaran...

Tidak jarang pula malaikat menampakkan wujudnya sebagai manusia biasa yang sempurna seperti yang pernah terjadi pada nabi Luth. Bahkan ketika malaikat bertamu pada nabi Luth, kaumnya yang terkenal dengan sebutan kaum Sodom....*lebih lengkapnya ada di Al-qur'an

Meskipun kita tidak dapat melihat malaikat secara langsung, tetapi kita dapat menghadirkan malaikat untuk senantiasa mendoakan kita, menghampiri kita... Malaikat sangat suka dengan orang yang (1) berdzikir dan (2) menjenguk orang sakit.

Dzikir yang dianjurkan adalah dzikir yang disunnahkan oleh rasulullah. Bukankah ada malaikat yang tugas penciptaannya adalah hanya untuk berdzikir pada Allah? Surat al-matsurat (dzikir rasul di kala pagi dan petang) juga disukai oleh malaikat...Betapa bahagianya orang-orang yang dapat dihampiri oleh malaikat dan diamini doanya itu....


:)

Minggu, 18 September 2011

ISPA (Insfeksi Saluran Pernafasan Akut)

ISPA atau Insfeksi Saluran Pernafasan Akut mengandung tiga unsur yaitu insfeksi, saluran pernafasan, dan akut. Masing-masing memiliki definisi sebagai berikut:
a. Infeksi, yaitu masuknya kuman ke dalam tubuh manusia, berkembang biak, dan menimbulkan penyakit.
     b.Saluran pernafasan, yaitu organ mulai dari hidung hingga alveoli termasuk adneksanya yang meliputi sinus, rongga telinga, dan pleura.
     c. Akut menunjukkan adalah infeksi yang berlangsung selama 14 hari. Meskipun pada beberapa kejadian, infeksi dapat terjadi lebih dari 14 hari.

Etiologi
Etiologi ISPA terdiri lebih dari 300 jenis bakteri, virus dan riketsia. Bakteri penyebabnya antara lain dari genus Streptokokus, Stafilokokus, Pnemokokus, Hemofilus, Bordetella dan Korinebakterium. Virus penyebabnya antara lain golongan Miksovirus, Adenovirus, Koronavirus, Pikornavirus, Mikoplasma, Herpesvirus. ISPA yang diebabkan oleh virus kebanyakan terjadi pada musim dingin.

Patofisiologi
Perjalanan klinis penyakit ISPA dimulai dengan berinteraksinya virus dengan tubuh. Masuknya virus sebagai antigen ke saluran pernafasan menyebabkan silia yang terdapat pada permukaan saluran nafas bergerak ke atas mendorong virus ke arah faring atau dengan suatu tangkapan refleks spasmus oleh laring. Jika refleks tersebut gagal maka virus merusak lapisan epitel dan lapisan mukosa saluran pernafasan (Kending dan Chernick, 1983).
Iritasi virus pada kedua lapisan tersebut menyebabkan timbulnya batuk kering (Jeliffe, 1974). Kerusakan stuktur lapisan dinding saluran pernafasan menyebabkan kenaikan aktifitas kelenjar mukus yang banyak terdapat pada dinding saluran nafas, sehingga terjadi pengeluaran cairan mukosa yang melebihi noramal. Rangsangan cairan yang berlebihan tersebut menimbulkan gejala batuk (Kending and Chernick, 1983). Sehingga pada tahap awal gejala ISPA yang paling menonjol adalah batuk.
Adanya infeksi virus merupakan predisposisi terjadinya infeksi sekunder bakteri. Akibat infeksi virus tersebut terjadi kerusakan mekanisme mukosiliaris yang merupakan mekanisme perlindungan pada saluran pernafasan terhadap infeksi bakteri sehingga memudahkan bakteri-bakteri patogen yang terdapat pada saluran pernafasan atas seperti streptococcus pneumonia, haemophylus influenza dan staphylococcus menyerang mukosa yang rusak tersebut (Kending dan Chernick, 1983). Infeksi sekunder bakteri ini menyebabkan sekresi mukus bertambah banyak dan dapat menyumbat saluran nafas sehingga timbul sesak nafas dan juga menyebabkan batuk yang produktif. Invasi bakteri ini dipermudah dengan adanya fakor-faktor seperti kedinginan dan malnutrisi. Suatu laporan penelitian menyebutkan bahwa dengan adanya suatu serangan infeksi virus pada saluran nafas dapat menimbulkan gangguan gizi akut pada bayi dan anak (Tyrell, 1980).
Virus yang menyerang saluran nafas atas dapat menyebar ke tempat-tempat yang lain dalam tubuh, sehingga dapat menyebabkan kejang, demam, dan juga bisa menyebar ke saluran nafas bawah (Tyrell, 1980). Dampak infeksi sekunder bakteripun bisa menyerang saluran nafas bawah, sehingga bakteri-bakteri yang biasanya hanya ditemukan dalam saluran pernafasan atas, sesudah terjadinya infeksi virus, dapat menginfeksi paru-paru sehingga menyebabkan pneumonia bakteri (Shann, 1985).
Penanganan penyakit saluran pernafasan pada anak harus diperhatikan aspek imunologis saluran nafas terutama dalam hal bahwa sistem imun di saluran nafas yang sebagian besar terdiri dari mukosa, tidak sama dengan sistem imun sistemik pada umumnya. Sistem imun saluran nafas yang terdiri dari folikel dan jaringan limfoid yang tersebar, merupakan ciri khas system imun mukosa. Ciri khas berikutnya adalah bahwa IgA memegang peranan pada saluran nafas atas sedangkan IgG pada saluran nafas bawah. Diketahui pula bahwa sekretori IgA (sIgA) sangat berperan dalam mempertahankan integritas mukosa saluran nafas (Siregar, 1994).

Perjalanan alamiah penyakit ISPA dibagi 4 tahap yaitu :
1.   Tahap prepatogenesis : penyebab telah ada tetapi belum menunjukkan reaksi apa-apa
2.   Tahap inkubasi : virus merusak lapisan epitel dan lapisan mukosa. Tubuh menjadi lemah apalagi bila keadaan gizi dan daya tahan sebelumnya rendah.
3.   Tahap dini penyakit : dimulai dari munculnya gejala penyakit,timbul gejala demam dan batuk. Tahap lanjut penyaklit,dibagi menjadi empat yaitu dapat sembuh sempurna,sembuh dengan atelektasis, menjadi kronos dan meninggal akibat pneumonia.


Dapus
Hidayat. 2009. “Askep Ispa Pada Anak” dalam http://hidayat2.wordpress.com/2009/04/24/askep-ispa-pada-anak/ (25 April 2011)
Nurijal. Tanpa tahun. “ISPA” dalam http://nurrijal-ispabio.blogspot.com/ (25 April 2011)
Suriadi,Yuliani R. 2001. Asuhan Keperawatan pada Anak. Jakarta : CV Sagung Seto.

Sabtu, 17 September 2011

Semester 5

Dessert Puding, semester 4 in memoriam
Alhamdulillah....masih ada umur, masih ada kesempatan untuk mengikuti semseter 5 ini. Ibu dan ayah masih diberikan rezeki yang cukup untuk membiayai uang kuliah plus biaya hidupku di Depok, tiada kata lain lagi selain syukur pada Allah yang Maha Kaya....
Ada banyak hal yang kudengar dari semester ganjil di tahunku yang kedua menimba ilmu ini, tugas mandiri lebih banyak, harus turun lapangan, dan yang paling menggembirakan adalah:semakin dekat dengan skripsi dan wisuda!

Apapun itu, aku telah melalui semester yang paling angker di prodi gizi ini, yaitu semester 4. Jadi, ga masalah semseter ini mau kayak gimana, yang penting aku akan bawa ayah ibu ke Balairung dengan IPK cumlaude...
Yaa Rahman Yaa Rahim...engkau mengetahui pintaku, baik yang terucap atau tidak, izinkan aku membaktikan diriku untuk kedua orang tua yang begitu sayang padaku Yaa Rabb,sifat welas asihmu sungguh besar, hidayah dan rahmatmu aku pinta, maka kabulkanlah doa2 hambaMu,amin:)

Minggu, 06 Maret 2011

Fortifikasi Pangan


Minyak Goreng merupakan salah satu jenis pangan yang difortifikasi


Fortifikasi pangan adalah penambahan satu atan lebih zat gizi (nutrien) ke pangan (Siagian, 2003). Sebenernya, fortifikasi makanan mengacu kepada beberapa konsep yang luas dan mungkin dilakukan untuk beberapa alasan. Pertama adalah untuk mengembalikan zat gizi yang hilang selama pengolahan makanan, proses ini disebut sebagai enrichment. Dalam hal ini, zat gizi ditambahkan ke dalam makanan dengan jumlah yang hampir mendekati jumlah zat awal sebelum pemrosesan makanan. Alasan kedua adalah untuk  menambah zat gizi yang  tidak terdapat dalam makanan secara alami, proses ini disebut sebagai fortifikasi.  Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan tingkat konsumsi dari zat gizi yang ditambahkan untuk meningkatkan status gizi populasi. Peran pokok dari fortifikasi pangan adalah pencegahan defisiensi sehingga menghindari terjadinya gangguan yang membawa kepada penderitaan manusia dan kerugian sosio-ekonomi. Namun demikian, fortifikasi pangan juga digunakan untuk menghapus dan mengendalikan defisiensi zat gizi dan gangguan yang diakibatkannya. Istilah double fortification dan multiple fortification digunakan apabila 2 atau lebih zat gizi, masing-masing ditambahkan kepada pangan atan campuran pangan. Pangan pembawa zat gizi yang ditambahkan disebut Vehicle, sementara zat gizi yang ditambahkan disebut Fortificant. Fortifikasi dapat diterapkan untuk tujuan-tujuan berikut:
      Untuk memperbaiki kekurangan zat-zat dari pangan (untuk memperbaiki defisiensi akan zat gizi yang ditambahkan).
•   Untuk mengembalikan zat-zat yang awalnya terdapat dalam jumlah yang siquifikan dalam pangan akan tetapi mengalami kehilangan selama pengolahan.
•   Untuk meningkatkan kualitas gizi dari produk pangan olahan (pabrik) yang digunakan sebagai sumber pangan bergizi misalnya susu formula bayi.
•   Untuk menjamin ekuivalensi gizi dari produk pangan olahan yang menggantikan pangan lain, misalnya margarin yang difortifikasi sebagai pengganti mentega .
Menurut FAO pada Technical Consultation on Food Fortification: Technology and Quality Control  di Roma pada tahun 1995, makanan yang difortifikasi idealnya harus:
·         Umumnya dikonsumsi oleh populasi sasaran.
·         Memiliki pola konsumsi yang konstan oleh msyarakat dan berisiko rendah bila dikonsumsi dalam jumlah berlebih.
·         Memiliki stabilitas ynag baik dalam penyimpanan.
·         Relatif rendah dalam baiaya.
·         Diproses terpusat dengan stratifikasi minimal.
·         Tidak terjadi interaksi anatara fortifikan dengan vehicle.
·         Ketersediannya tidak berhubungan dengan status sosio-ekonomi.
·         Dikaitkan dengan asupan energi.


Daftar Pustaka

Anonim. Tanpa Tahun. ”Food Fortification: Need for A More Proactive Approach” dalam http://www.mostproject.org/PDF/4pagefortcolor.pdf diunduh pada 3 Maret 2011 pukul 16.13wib.
Gregory D. Orriss. Tanpa tahun. Food fortification: Safety and legislationhttp://unu.edu/unupress/food/V192e/ch04.htm. diunduh pada 3 Maret 2011 pukul 16.00wib.
Mejia, Luis A.. Tanpa Tahun. “Fortification of foods: Historical Development and Current Practices” dalam http://unu.edu/unupress/food/8F154e/8F154E03.htm diunduh pada 5 Maret 2011 pukul 11.28wib.
Siagian, Albiner. 2003. “Pendekatan Fortifikasi Pangan untuk Mengatasi Masalah Kekurangan Zat Gizi Mikro”.  http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/3762/1/fkm-albiner5.pdf. diunduh pada 2 Maret 2011 pukul 20.55wib.